Kabut Asap Kembali Pekat, Warga Pekanbaru Bisa Ambil Masker Gratis di 21 Puskesmas
Selasa, 13-10-2026 - 15:31:43 WIB
 |
| Jalan Sudirman Pekanbaru dipenuhi kabut asap |
Berkabarnews.com, Pekanbaru - Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti Kota Pekanbaru hari ini, Selasa (13/10/2026). Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengimbau masyarakat untuk meningkatkan perlindungan diri, karena kabut asap ini menyebabkan kualitas udara berada dalam kategori tidak sehat.
Untuk mengantisipasi dampak paparan asap terhadap kesehatan masyarakat, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan (Diskes) menyediakan masker gratis yang dapat diambil masyarakat di puskesmas terdekat.
Menurut Kepala Diskes Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, masyarakat yang membutuhkan masker bisa langsung mendatangi puskesmas di wilayah masing-masing tanpa dipungut biaya. "Masyarakat bisa datang mengambil masker ke puskesmas terdekat, gratis," kata Hazli.
Hazli juga memastikan persediaan masker untuk masyarakat masih mencukupi. Saat ini, terdapat sekitar 75.000 lembar masker yang tersimpan di gudang Diskes Pekanbaru. Selain stok yang tersedia di gudang, Diskes Pekanbaru juga telah mendistribusikan hampir 100.000 masker gratis kepada masyarakat.
"Distribusi masker dilakukan melalui 21 puskesmas yang tersebar di Kota Pekanbaru. Stok masker masih cukup, obat-obatan, oksigen juga tersedia di Puskesmas," kata Hazli.
Hazli mengimbau masyarakat agar menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, terutama saat kondisi udara memburuk. Langkah tersebut diperlukan untuk membantu mengurangi paparan partikel asap yang berisiko mengganggu kesehatan.
Diskes Pekanbaru juga menyiagakan layanan kesehatan untuk mengantisipasi peningkatan keluhan masyarakat. Puskesmas tetap memberikan pelayanan hingga pukul 21.00 WIB. Khusus Sabtu dan Minggu, layanan puskesmas juga direncanakan buka mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
Selain memperkuat pelayanan di puskesmas, Diskes Pekanbaru juga meningkatkan layanan rujukan bagi masyarakat yang mengalami ISPA dan membutuhkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.
"Masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan agar mendapatkan penanganan yang sesuai," kata Hazli.**/xie
Komentar Anda :